1. Radikalisme
2. Liberalisme
3. Sikap Acuh
4. Cybercrime
5. Wabah penyakit (Covid-19)
Berikan alasannya masing-masing.
1. Radikalisme
Radikalisme adalah paham di mana seseorang/sekelompok orang ingin mendapati perubahan yang cepat dan drastis, namun dengan cara yang salah seperti dengan melakukan kekerasan yang dapat memicu terorisme. Dampak paham radikalisme adalah seseorang dapat melakukan hal hal yang negatif demi mencapai hal yang ia inginkan, dan dapat memicu hancurnya negara.
2. Liberalisme
Pengaruh liberalisme mempengaruhi sektor" yang berkaitan dengan kolonialisme yakni dalam bidang ekonomi dan politik indonesia.
Ancaman liberalisme mungkin diantaranya indonesia harus menurunkan kadar kriminalitas, masyarakat jangan terlalu dikasih kebebasan.
3.Sikap Acuh
Negara sejahtera bisa terwujud apabila warganya guyub rukun, bahu membahu membangun dengan kebersamaan, serta memiliki sikap menghargai perberbedaan dalam suatu kelompok masyarakat ataupun individu.
Sikap acuh terhadap lingkungan, akan betdampak buruk bagi lingkungan sosial bermasyrakat.
4. Cybercrime
Semakin banyaknya cybercrime yang ada di Indonesia, mencerminkan gagalnya pemerintah Indonesia untuk mengamankan negeri ini dari kriminalisme, khususnya di dunia maya (cyberspace). Akibatnya, kepercayaan dunia terhadap keamanan di Indonesia menjadi berkurang.
5.Wabah Penyakit (Covid-19)
Dalam kasus ini, ketika semakin banyak pekerja yang terinfeksi maka semakin banyak pula biaya untuk perawatan dan juga biaya produksi yang tertanggung.
Kondisi ini diperparah dengan beberapa negara yang menerapkan kebijakan lockdown sehingga mempengaruhi impor bahan baku dan barang modal. Pada akhirnya produksi turun, barang langka, dan harga barang meningkat. Kenaikan harga barang yang disertai penghasilan yang menurun merupakan kondisi fatal daya beli masyarakat.
Covid-19 tidak lagi sekadar wabah jenis penyakit, namun juga menjadi masalah kemanusiaan. Seruan untuk pemberlakuan social distancing mempunyai dampak yang tidak sekadar menjauhkan hubungan fisik manusia namun juga mengganggu perilaku ekonomi masyarakat. Namun pilihan untuk social distancing dinilai lebih baik daripada keputusan untuk lockdown dan kebijakan herd immunity karena Indonesia memiliki potensi sebagai penghubung arus distribusi antar negara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar